Mengapa Mereka Tergila-gila Facebook

Penggunaan jejaring sosial pada dasarnya memberi banyak manfaat, bahkan untuk anak-anak.

Sabtu, 13 Maret 2010, 10:45 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Mutia Nugraheni
Teknologi untuk anak (dok. Corbis)

VIVAnews - Perkembangan teknologi komunikasi memang berpengaruh besar pada gaya hidup para remaja. Menurut penelitian, para remaja rata-rata mengirim pesan singkat atau SMS 10.000 teks per tahun.

Penelitian yang dilakukan Bebo, sebuah situs jaringan sosial populer Inggris, itu mengungkap, lebih dari 2/3 remaja menggunakan ponsel dan kamera digital untuk menyimpan gambar yang merekam kehidupan mereka. Hampir 75 persen dari responden memanfaatkan situs jaringan sosial untuk berbagi foto dan berhubungan dengan teman.

Lalu, sekitar 50 persen mengatakan, berhubungan dengan 250 teman secara teratur melalui internet. Sebagian besar remaja juga berujar, menghabiskan sebagian besar waktu luang mereka di internet. Hampir 1/3 dari responden mengatakan telah menyaksikan lebih dari 50 video online per minggu melalui situs-situs populer seperti YouTube dan Bebo, dan MySpace.

"Komunikasi dan sosilisasi adalah kesukaan yang paling populer di kalangan remaja hari ini," kata Sharon Gavin, Direktur Komunikasi Global Bebo, yang memiliki lebih dari 11 juta pengguna di Inggris, seperti dikutip dari Telegraph.co.uk. "Jika teknologi memungkinkan mereka untuk melakukan sosialisasi lebih mudah, pasti semuanya akan lebih menarik."

Penelitian terbaru menunjukkan, penggunaan situs jejaring sosial pada dasarnya memberi banyak manfaat, bahkan untuk anak-anak. Studi MacArthur Foundation di Amerika Serikat menyimpulkan, penggunaan situs-situs seperti Bebo, Facebook dan MySpace membantu kaum muda belajar banyak hal.

"Kesukaan mereka pada teknologi, memberi mereka keterampilan bahasa dan teknologi, yang mereka butuhkan untuk berhasil di dunia kontemporer. Tanpa disadari mereka juga belajar bagaimana bergaul dengan orang lain, mengelola identitas publik, serta membuat homepage," kata Mizuko Ito, salah satu peneliti dalam penelitian 'Living and Learning with New Media'.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ramz
15/03/2010
ga beda dgn apa yg udah2, ga lama lg juga FB bakal hilang dari peradaban setelah ada penggantinya yang baru. akan selalu ada inovasi, maka akan selalu ada yg ditinggalkan..
Balas   • Laporkan
ardiansyah
13/03/2010
face book mungkin sudah jadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarkat dunia...
Balas   • Laporkan
Inal Anshar Razak(nama asli)
13/03/2010
berita seru ni
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial