Pria Bernasib Naas Itu Punya Wajah Baru

Saat ini, sang pasien 'face-off' pertama telah pulih dan sudah melihat wajah barunya.

Selasa, 27 April 2010, 07:38 WIB
Petti Lubis, Anda Nurlaila
Transplantasi Wajah (http://tothewire.files.wordpress.com)

VIVAnews - Baru-baru ini, para ahli bedah kembali menggoreskan sejarah di dunia medis dengan melakukan transplantasi wajah total. Pasien penerima, seorang pemuda dengan wajah rusak berat akibat kecelakaan lima tahun silam.

Akibat kecelakaan seperti dikutip dari Mail Online, wajah bagian kiri pria bernasib naas ini tak berbentuk, dan membuatnya sulit bernapas, tidak dapat menelan atau berbicara dengan baik.

Sebelumnya, pasien lain Isabelle Dinoire pernah menjalani serangkaian transplantasi parsial pada wajah sebelah kanan oleh para ahli bedah Prancis pada 2005. Namun, akibat infeksi yang memicu serangan jantung, Dinoire meninggal dunia.

Pada operasti tranplantasi wajah kali ini berlangsung selama 24-jam pada 20 Maret lalu dan melibatkan 30 dokter bedah, dokter anestesi, perawat dan ahli medis lainnya di rumah sakit Vall d'Hebron di Barcelona.

Pria yang namanya dirahasiakan tersebut menerima otot wajah baru, kulit, hidung, bibir, rahang, gigi, langit-langit dan tulang pipi. Wajah baru berasal dari seorang donor yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Identitas pendonor juga masih dirahasiakan.

Joan Pere Barret, kepala rumah sakit bedah plastik, mengatakan hasil operasi akan menyisakan luka kecil di dahi dan leher. Namun, akan segera menghilang dalam beberapa waktu.

Kekhawatiran terbesar pascaoperasi adalah apakah tubuh pasien  menolak transplantasi. Sejak transplantasi, pasien face-off harus menenggak obat immunosuppressant untuk menghindari risiko kanker serta trauma pasca 'face-off'.

Saat ini, sang pasien 'face-off' ini telah pulih dan sudah melihat wajah barunya.  Setelah dinyatakan menerima dan siap dengan wajahnya, sang pria menjalani terapi psikologis. Sang pasien 'face-off' diperkirakan akan menjalani pengobatan lanjutan selama dua bulan ke depan di rumah sakit.

"Dalam beberapa minggu kami berharap ia akan mulai bicara, makan, tertawa dan tersenyum kembali," ujar Dr Barret. (wm)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ss
06/10/2010
wah q jga mw nich klo gtu face off jd "tome cruis"
Balas   • Laporkan
-samudera Biru-
24/06/2010
ngeri juga tpi smua ini sngt positif :)
Balas   • Laporkan
atta
27/04/2010
salut buat para ahli bedahnya...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial