Mengapa Angka 13 Dianggap Bawa Sial?

Kepercayaan terhadap angka-angka sama tuanya dengan peradaban manusia.

Jum'at, 13 Agustus 2010, 17:45 WIB
Bonardo Maulana Wahono
Angka 13 (inmagine.com)

VIVAnews - Kita kadung gandrung dengan angka-angka, dengan perhitungan. Mau menikah, hampir seluruh anggota keluarga hibuk pilah-pilih hari. Ingin punya nomor ponsel baru, jejarian lekas tangkas bongkar tumpukan kartu SIM di gerai pulsa. Bahkan kadang hati ini tergerak juga untuk mengkalkulasi nama yang kita sandang: Membawa peruntungankah ia, atau justru bikin buntung?

Kita bisa menyebut kecenderungan semacam itu sebagai efek dari numerologi, yang dijabarkan Wikipedia sebagai suatu sistem, tradisi, atau kepercayaan akan adanya ikatan mistis antara angka-angka dengan benda-benda atau makhluk hidup. Para ahli numerologi percaya bahwa segala yang terhampar di bumi dapat diubah ke dalam bentuk angka. Tiap angka mewakili spektrum maha luas yang mencakup hal-hal positif dan membangun serta elemen-elemen negatif yang meluluhlantakkan.

Banyak yang menahbiskan Pythagoras sebagai bapak dari numerologi barat, seperti dapat dibaca di buku The Complete Idiot's Guide to Numerology. Sebuah adagiumnya menegaskan pengakuan itu: "Dunia dibangun di atas kekuatan angka-angka."

Namun sesungguhnya praktik numerologi telah jauh lebih tua dari umur dari sang bapak. Sebutlah misalnya aksara Ibrani, yang berdasar atas angka-angka. Pun, dalam kebudayaan Yunani, angka-angka tertentu dianggap lebih mulia atau nista dari yang lainnya. 888 dianggap sebagai menyimbolkan pikiran sang Maha. Variasi bahasa Yunani atas Yesus - 'lesous' - tegak lurus dengan angka 888. Angka 666 mewakili sang Fana. Perjanjian Baru menyebut 666 sejajar dengan Iblis.

Praktik dari numerologi, yang dianggap sebagai tingkatan terendah, menyentuh aspek magis angka-angka, yang hasilnya kerap dianggap sebagai ramalan. Pythagoras tak menyarankan hal itu. Tapi, masih banyak pihak yang mengaitkan praktik yang menjurus klenik itu dengannya.

Contoh dari praktik serupa dapat terlihat dari kepercayaan yang berkembang di Cina. Dalam tradisi bangsa itu, angka 4 (empat) dianggap membawa kesialan karena secara fonetis bunyinya mirip dengan kata 'mati' (bahasa Kanton). Itu yang bikin banyak gedung yang menyundul langit jakarta tak mengimbuhkan satuan 4 di pada lift, hanya jika pemiliknya warga keturunan Tionghoa.

Namun, uniknya, angka 4 dalam bahasa Shanghai bunyinya seturut dengan kata 'air', yang dianggap hoki, karena air dianggap punya hubungan dekat dengan uang.

Kiranya, tidak ada yang melebihi popularitas angka 13 dalam hubungannya dengan takhyul. Dunia mesti berterima kasih terhadap film-film produksi Hollywood yang telah menyebarkan kepercayaan masyarakatnya atas angka 13. Dalam kepercayaan itu, segala yang mengungkit angka 13 akan dihindari: Tanggal 13 (terutama Jumat, seperti hari ini), lantai ke 13, meja tamu berjumlah 13, dan seterusnya.

Bahkan, seperti yang diterakan dalam about.com, ada legenda yang beredar yang mengatakan bahwa jika ada 13 orang duduk semeja ketika makan malam, salah satunya akan mati pada tahun itu. Bangsa Turki lebih nekat lagi. Saking sebalnya mereka dengan 13, mereka tega menghilangkan kata untuk angka itu dari kamus.

Jangan tersenyum dulu. Kini saatnya anda menghitung jumlah huruf pada nama anda. Jika jumlahnya 13, anda akan meraih keberuntungan yang dikaruniakan oleh setan. Simaklah nama penjahat kelas kakap dunia ini, yang terdiri atas 13 aksara: Jack the Ripper, Charles Manson, Jeffrey Dahmer, Theodore Bundy, dan Albert De Salvo.

Mereka yang bergidik dengan angka 13 tercatat menderita Triskaidekaphobia. Dan, mereka yang cemas dengan hari Jumat yang bertanggal 13 disebut menderita paraskevidekatriaphobia. Konon, ketakutan yang mereka alami itu disebabkan oleh hal-hal berikut, seperti dikutip dari situs Associated Content:

- Bangsa Ibrani kuno menganggap 13 sebagai angka sial sebab huruf ketiga belas dalam alfabet Ibrani merupakan aksara 'M', huruf pertama kata 'mavet', yang artinya kematian.

- Last Supper yang termasyhur itu dihadiri oleh 13 orang. Judas adalah yang pertama berdiri, pun yang pertama wafat.

- Para Ksatria Templar ditangkap dan dieksekusi pada tanggal 13 Oktober 1307.

- Di tengah masyarakat yang patriarkal, 13 dianggap sebagai angka feminin dan karenanya dianggap pembawa sial.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Muhammad Iqbal
01/09/2011
Gak percaya gue kalo angka 13 angka kesialan.. gw aja tanggal 13 november ultah gw gak pernah sial gw..!!
Balas   • Laporkan
penost | 17/09/2011 | Laporkan
perasaan anda aja ga sial,, wwkw
zila
24/01/2011
wah.wah kalo angka 13 sial berarti tgl lahirku sial donk, tapi aku gak ngrasa sial tuh biasa aja ah, enjoy.enjoy aja qo..
Balas   • Laporkan
ockyjhon | 08/07/2011 | Laporkan
bener,apalagi tanggal lahir saya 13 oktober,yang katanya prajurit templar di eksekusi.
Josia Lempoy
17/01/2011
siap2 buat para PNS yg menerima gaji ke-13
Balas   • Laporkan
penost | 17/09/2011 | Laporkan
ya,,,ya,, betul itu, gaji 13 cpat habisnya
Erlang saputra
12/01/2011
namaku 13 huruf... mantap... wkowkwokwoww...
Balas   • Laporkan
Gita
06/01/2011
Kalau menurut anak M@DU (SDN Medokan Ayu II/ 615) angka 13 ituh angka keberuntungan
Balas   • Laporkan
aix
09/11/2010
beginian d percaya, nomer hpq angka blakangnya 131313 malah bawa hoki nich... murah dulu belinya cm 10 rb, wkwkwkwkwk...
Balas   • Laporkan
dessi
04/10/2010
musyrik tuh
Balas   • Laporkan
aisyah
29/09/2010
enggK PerCaYA tuchh aku Yg LAhir TgL 13 gak Ngerasa siaL daLAm hidup .... enjoY Bnget MAlaHh..
Balas   • Laporkan
teguh prasetyo
29/09/2010
wow, nama saya pas 13 nih jumlahnya....mantap
Balas   • Laporkan
adline
28/09/2010
kalo yang bagus2 kita boleh Amin-in , tapi kalo yang jelek2 , jangan yeee
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial