Bagaimana Buah Bisa Picu Alergi

Buah apa saja yang bisa menyebabkan alergi?

Senin, 6 September 2010, 13:14 WIB
Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti
diet (doc Corbis)

VIVAnews - Selama ini, buah-buahan dianggap sebagai makanan penting untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sejumlah vitamin, mineral dan serat yang terkandung dalam buah-buahan dianggap sebagai obat terbaik mengatasi kekurangan gizi.

Masalahnya, pada beberapa kondisi tubuh bisa mengembangkan intoleransi terhadap buah-buahan, menurut Dr Sanjeev Khanna dan Dr Sandeep Kadam. Dua pakar kesehatan ini menyatakan buah juga bisa memicu alergi, seperti dikutip dari laman Times of  India

"Jangan terkejut. Tubuh manusia dikenal memiliki atau bisa mengembangkan toleransi terhadap sejumlah makanan, termasuk buah-buahan. Alergi buah yang pernah dilaporkan, seperti pepaya, anggur, bahkan apel. Reaksinya bisa langsung atau tidak, tergantung pada intensitas intoleransi. Tapi, jangan panik, alergi buah biasanya tidak terlalu berbahaya," ujar Dr Khanna menjelaskan.

Apa penyebabnya? Menurut Dr Kadam, alergi buah dapat terjadi akibat beberapa alasan. Yaitu:

Infeksi virus: Infeksi tertentu dapat menyebabkan kandungan gula dalam buah atau fruktosa tidak terserap. Akibatnya, tubuh mengalami intoleransi terhadap kondisi ini.

Perubahan cuaca: Konsumsi buah-buahan tertentu dikombinasikan dengan perubahan lingkungan dapat memicu reaksi merugikan. Inilah mengapa dokter sering menyarankan pasien untuk menahan diri makan anggur atau buah-buahan lainnya seperti jeruk selama musim hujan. Pada cuaca yang bikin tubuh rentan mengalami infeksi, buah-buahan tertentu bisa memperburuk kondisi.

Gejala yang ditimbulkan saat mengalami alergi buah biasanya diare, muntah, mual, pembengkakan pada tenggorokan, bibir bengkak, gatal-gatal, ruam dan kulit kemerahan. Dalam kasus ekstrim, dapat memicu reaksi asma, atau lebih buruk lagi, bahkan menyebabkan kematian.

Bisakah dicegah? Menurut Dr Khanna, dalam banyak kasus, telah diamati, reaksi intoleransi terjadi ketika seseorang menyantap buah mentah. Setelah buah yang sama dimasak atau sudah dalam keadaan matang, efek secara substansial berkurang.

Kematangan buah penting diperhatikan. Dalam banyak kasus, yang baru dipetik bisa langsung dimakan memiliki efek lebih ringan di tubuh, dibandingkan dengan buah yang telah disimpan dalam waktu lama.

Perlu Anda tahu, bagi Anda yang tidak toleran pada satu buah tidak secara terus-menerus, ada kemungkinan pestisida atau bahan kimia tertentu yang menempel di kulitnya bisa menjadi pemicu alergi. Jadi, bukan karena buahnya.

Solusi terbaik, tetap mengonsumsi buah untuk memenuhi kebutuhan gizi Anda. Namun, jika Anda alergi terhadap buah tertentu, cari buah lain yang memiliki kandungan gizi sama agar nutrisi Anda tetap bisa terpenuhi. Selain itu, Anda juga dapat menggantikan buah dengan sayuran.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
lena
07/09/2010
maksih infonya..... saya paling anti sama buah pepaya. Saya pernah hampir di opname gara2 makan pepaya. Diare yang saya alami parah banget, walaupun makan pepaya cuma setengah potong.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial