Riset: Seksi, Kriteria Utama Pasangan Ideal

Secara tak sadar, ketertarikan seksual justru jadi pertimbangan pertama.

Minggu, 15 Januari 2012, 12:44 WIB
Mutia Nugraheni
Ketertarikan seksual adalah faktor terpenting banyak orang (doc. Corbis)

VIVAnews - Apa yang Anda ungkapkan soal tipe pasangan, ternyata tak selalu benar-benar sesuai dengan apa yang Anda idamkan. Terutama, dalam hal ketertarikan seksual. Baik pria dan wanita, seringkali menekankan kalau mereka mencari pasangan yang pintar, lucu dan pengertian.

Padahal, secara tak sadar, ketertarikan seksual justru jadi pertimbangan pertama. Hal ini merupakan kesimpulan penelitian yang dilakukan tim dari Northwestern University, Amerika Serikat.

Tim peneliti mengembangkan tes kata unik untuk mengetahui betapa pentingnya daya tarik fisik pada seseorang, pada tingkat bawah sadar.

"Seseorang bisa dengan cepat akan memberi tahu Anda apa yang mereka nilai dalam mencari pasangan. Namun, penelitian demi penelitian menunjukkan preferensi tidak memprediksi siapa yang akan jadi kekasih," kata Eli Finkel dari Northwestern University, dikutip dari Livescience.com.

Sebenarnya semua orang, menurut Finkel, menginginkan pasangan yang seksi. Namun, sebagian besar tak mengakuinya. Itulah mengapa online dating kadang tak menarik dan terkesan membosankan, karena karakteristik profil yang tertulis dan gambar tidak sesuai dengan faktanya.

"Jika mencari profil seseorang di Internet, Anda cenderung menganggap telah mengumpulkan informasi yang benar-benar relevan dengan tipe pasangan, sehingga tertarik untuk bertemu. Padahal, informasi itu tak memiliki tingkat keakuratan yang baik," kata Finkel. (kd)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
hexapro
01/02/2012
Bukan cuma body, tapi kepribadian yg sexy. Namanya jg sudah keinginan dari DNA kita untuk berduplikasi dengan pasangan yg menarik agar punya keturunan yg jg menarik. Semua makhluk hidup termasuk manusia sudah didesain demikian.
Balas   • Laporkan
Vanilla_Ice
15/01/2012
intinya body tetap nomor satu iya kan??
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial